Tampilkan postingan dengan label amien Rais. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label amien Rais. Tampilkan semua postingan

Hukum Karma! Amien Rais 'Hina' Ahok Tak Layak Jadi Gubernur, Kader PAN Disikat KPK...

21.27.00 Add Comment

BlogDetik86 - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Anggota Komisi V DPR RI, Andi Taufan Tiro sebagai tersangka kasus dugaan suap anggota DPR dalam sebuah proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun anggaran 2016. 
Selain Politisi PAN tersebut, KPK juga menetapkan Kepala Balai Badan Pembangunan Jalan Nasional IX wilayah Maluku dan Maluku Utara Amran HI Mustary sebagai tersangka dalam kasus tersebut. 
Keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah menerima suap berupa janji atau hadiah dari tersangka pemberi suap, yakni Direktur PT Windu Tunggal Utama Abudl Khoir.

"Terkait kasus suap di KemenPUPR KPK menetapkan anggota DPR Komisi V berinisial ATT dan AHM," kata Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jalan H. R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/4/2016).

Namun, Yuyuk tidak menjelaskan secara rinci peran kedua tersangka ini. Yang pasti, KPK segera memeriksa Andi dan Amran sebagai tersangka dalam waktu dekat ini.
Atas perbuatannya, Andi disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Sementara Amran disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP Juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.
Dalam kasus ini KPK sudah menetapkan lima orang menjadi tersangka. Mereka adalah anggota Komisi V DPR Budi Supriyanto dan Damayanti Wisnu Putranti, Direktur PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir serta Dessy A. Edwin serta Julia Prasetyarini yang menjadi rekan Damayanti.

Damayanti diduga menerima SGD33 ribu terkait proyek di Kementerian PUPR. Sementara Budi diduga telah menerima uang sekitar SGD305 ribu.
 
Dari kelima tersangka, baru Abdul Khoir yang telah disidangkan. Dia didakwa memberi suap kepada pejabat di Kementerian PUPR dan sejumlah anggota Komisi V.

Adapun total uang suap yang diberikan Abdul yaitu sebesar Rp21,38 miliar, SGD1,67 juta, dan USD72,7 ribu. Suap diberikan oleh Abdul bersama-sama dengan Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng dan Direktur PT Sharleen Raya (JECO Group) Hong Arta John Alfred.Rimanews.com
baca juga :

setelah disindir Jokowi mengenai Tax Amnesty,ini reaksi DPR.

Ust Yusuf Mansur bertemu dengan Yusril titip nasib!!!

Breaking News!!!Innalillah, Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Mustafa Ya'qub Wafat

Gagal Lantik Pimpinan Komisi VIII,Legitimasi Politik Fahri Hamzah Tergerus


semakin (PAN)as antara Amien Rais dan Ahok

18.43.00 Add Comment

BlogDetik86 — Aksi saling sindir yang melibatkan mantan Ketua MPR RI Amien Rais dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjadi perhatian publik.
Hal ini bermula ketika Amien Rais menyampaikan penilaiannya terhadap Basuki atau Ahok.
Menurut Amien, Ahok adalah sosok yang arogan. Ia menilai Ahok sebagai sosok yang senang menantang berbagai pihak dan keras kepala.
Ahok pun disebut Amien sebagai satu-satunya pemimpin yang merasa paling benar dan ingin memboyong kebenaran menurut kacamatanya sendiri.
Karena itu, Amien menyatakan Ahok tidak layak menjadi seorang pemimpin.
"Ini bukan masalah SARA, tetapi dia memang tidak layak menjadi pemimpin. Jangankan presiden, gubernur saja bagi saya kurang pantas," kata Amien di Temanggung, Minggu (24/4/2016).
Terkait pernyataan Amien ini, Ahok menyampaikan tanggapannya. Ia lantas menyinggung penghargaan aktor demokrasi yang pernah diberikan Amien kepadanya pada akhir 2006.
Saat itu, Ahok masih menjadi Bupati Belitung Timur. Ahok juga masih ingat bahwa Amien pernah menitipkan perjuangan demokrasi reformasi Indonesia kepadanya.
"Dia ngomong sama saya, 'Saya titipkan perjuangan demokrasi reformasi Indonesia kepada kamu.' Saya dikasih pin, pakai emas lagi," kata Ahok, Senin (25/4/2016).
"Kamu ingatkan saja ke dia, mungkin dia sudah tua, pikun," kata Ahok.
PAN minta Ahok "copot" pin
Terkait penghargaan yang diterima Ahok dari Amien tersebut, Wakil Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Ahmad Yohan meminta Ahok "mencopot" pin demokrasi yang pernah diberikan Ketua Dewan Kehormatan PAN itu kepadanya.

Yohan menilai, pin tersebut sudah tak pantas disematkan kepada Ahok karena kini sikapnya telah berubah. Ia menilai Ahok bukan lagi sosok pemimpin yang demokratis.
"Kini, setelah Ahok berlaku beringas menculasi rakyat kecil, seperti di penggusuran Kampung Luar Batang demi reklamasi, sematan demokrasi itu pun luntur di mata Pak Amien," kata Yohan dalam keterangan tertulisnya, Senin.
Ahok dinilai tak lebih dari penguasa fasis, menjadikan pembangunan sebagai alat untuk "membegal" hak sipil rakyat.
Gaya kepemimpinan Ahok yang menggusur rakyat secara represif dinilai seperti mengubur hidup-hidup demokrasi.kompas.com
baca juga :

Ahok: Kamu Ingatkan Amien Rais soal Ini, Mungkin Dia Sudah lupa


Ahok: Kamu Ingatkan Amien Rais soal Ini, Mungkin Dia Sudah lupa

23.00.00 Add Comment

BlogDetik86 - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menghargai komentar mantan Ketua MPR RI, Amien Rais, yang menyebut Basuki arogan. Dia hanya mengingatkan bahwaAmien Rais justru pernah memberi penghargaan kepada orang arogan sepertinya.
"Amien Rais gimana yah, (namanya) orang tua kita hargailah. Tapi saya ingatkan Amien Rais tahun 2006 akhir, waktu saya jadi bupati, dia kasih saya penghargaan sebagai aktor demokrasi sesungguhnya, aku dikasih pin sama Amien Rais," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (25/4/2016).
Ahok juga masih ingat Amien pernah memberi pesan untuk menitipkan perjuangan demokrasi reformasi Indonesia kepada Ahok. Ahok malah heran kini dia justru dianggap arogan oleh Amien.
"Dia ngomong sama saya, 'Saya titipkan perjuangan demokrasi reformasi Indonesia kepada kamu'. Saya dikasih pin pakai emas lagi."
"Kamu ingatkan saja ke dia, mungkin dia sudah tua, pikun," ujar Ahok. 
Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais, menilai Ahok sangat arogan. Amien melihat Ahok sebagai sosok yang senang menantang berbagai pihak, bahkan terkesan meremehkan lembaga negara, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan terkait kasus RS Sumber Waras.
Amien menyatakan, Ahok tidak layak menjadi seorang pemimpin lantaran sikapnya yang kerap nyeleneh dan memicu timbulnya kontroversi.kompas.com
baca juga :

Mantan anggota Tim Pengawas Century Sebut Pak SBY dalangnya kasus Century