Tampilkan postingan dengan label FPI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FPI. Tampilkan semua postingan

Semakin Diserang, Ahok Semakin Kuat

19.38.00 Add Comment

Inofomenia.net: Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama bertubi-tubi diserang lewat berbagai isu untuk menjatuhkan elektabilitas. Serangan politik mulai dilancarkan menjelang pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta 2017.

Mantan Calon Gubernur Independen Faisal Basri mengatakan, elektabitas Ahok sulit dijatuhkan. Dia bilang, semakin Ahok diserang, semakin deras dukungan masyarakat kepada mantan Bupati Belitung Timur itu.

"Dia (Ahok) sulit dijatuhkan. Saya heran mengapa pesaing Ahok tidak sadar, kalau semakin Ahok diserang, Ahok akan semakin kuat," kata Faisal dalam acara silaturahmi di Addicted Cafe, Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Santu (30/4/2016).

Pria yang lebih dikenal sebagai ekonom ini mengatakan, Ahok hanya dapat dikalahkan dengan orang yang memiliki gagasan cemerlang untuk membangun Jakarta. Saat ini, lanjut Faisal, bukan zamannya menyerang lawan politik dengan isu-isu yang menyudutkan.

"Ahok bisa dikalahkan sama orang yang lebih hebat dari Ahok. Orang yang memiliki gagasan lebih hebat dari yang Ahok punya," imbuhnya.

Faisal mengaku risih dengan calon-calon penentang Ahok yang maju dengan membawa label agama. Menurut Faisal, cara seperti itu tidak lagi relevan.‎ Dia juga mengkritisi upaya Front Pembela Islam (FPI) yang menggelar Konvensi Calon Gubernur Muslim untuk melawan Ahok di ajang Pilgub DKI Jakarta 2017.‎

"Agama kok jadi dagangan. Kumpulin KTP di masjid-masjid seperti Yusril. Ada yang bikin konvensi Gubernur Muslim. Saatnya adu gagasan," ucap pria berdarah batak ini.Metrotvnews.com

Luar biasa, di era Jokowi dan Ahok di dinas ini dan DKI PNS fiktif terbongkar.

08.11.00 Add Comment

BlogDetik86 - Badan Kepegawaian Negara (BKN) membeber data tentang 57.724 pegawai negeri sipil (PNS) misterius yang diduga fiktif. Menurut Kepala BKN Bima Haria Wibisana,
temuan hasil Pendaftaran Ulang Pegawai Negeri Sipil melalui sistem online atau e-PUPNS itu mencakup seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah.
"Ini 57.724 PNS misterius ada di seluruh instansi pusat dan daerah. Biasanya yang PNS-nya banyak, yang misteriusnya juga banyak," kata Bima kepada JPNN, Jumat (22/4).
Ia lantas memerinci data tentang PNS fiktif di intansi pemerintah pusat. Temuan paling banyak ada di Kementerian Agama. Jumlahnya mencapai 7000 PNS.
Selanjutnya Kemendikbud (2700 orang), Kementerian Pertahanan (2000-an orang), BPN (1.800 orang). “Kementerian Keuangan 1.700-an orang,” sebutnya.
Sedangkan instansi pemerintah daerah dengan temuan terbanyak tentang PNS fiktif adalah DKI Jakarta karena jumlahnya mencapai ribuan. “Hanya DKI Jakarta yang mencapai ribuan, yaitu 1.250 orang,” sebutnya.
Sedangkan pemerintah daerah lainnya yang juga ditemukan PNS fiktif cukup banyak adalah Jawa Tengah, Jawa Barat dan JAwa Timur. Jumlahnya tak sampai ribuan.
Namun, kata Bima, di kabupaten/kota di tiga provinsi di Pulau Jawa itu juga ada PNS fiktif. “Masing-masing kabupaten/kota ada sekitar 200 orang pegawai tidak jelas,” sebutnya.jppn.com.

baca juga :

Baru 2 Tahun, Era Jokowi : Koruptor BLBI Disikat, Koruptor Century Ditangkap! SBY Bengong?