Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan

MASYAALLAH..., Ibu kawin lagi dan ayah pergi, Tiara dan Citra terlantar di gubuk

14.05.00 Add Comment

Merdeka.com - Nasib pilu menimpa kakak beradik, Tiara Lestari (10) dan Citra (8), siswi kelas 2 SDN 029 Pantai Bahari, Polewali. Mereka hanya hidup berdua di gubuk belakang bekas Bioskop Madya, samping Kantor Pos Kelurahan Polewali di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Keberadaan kedua orang tua mereka kini tidak diketahui lagi. Menurut Tiara, ayahnya, Rusli alias Kulli, sudah sebulan pergi meninggalkan rumah buat bekerja di daerah Palopo, Sulawesi Selatan. Selama itu, ayahnya tak pernah datang memberikan biaya hidup. Sedangkan sang ibu menikah lagi dan tak lagi mengunjungi mereka.

Menurut Humas Polda Sulsel, Bhabinkamtibmas Kelurahan Polewali, Kapolsek Polewali, Brigadir Polisi Kepala Andi Rikmal, bersama Kasat Reskrim Polres Polman, Sulawesi Barat, AKP Jefson Sitorus, Kanit Reskrim Polsek Polewali, Bripka Sastri, dan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Aiptu Rusli, mendatangi Tiara dan Citra. Ketika dikunjungi, keduanya menangis menceritakan nasibnya.

Mereka juga dibawakan makanan oleh para polisi. Setelah itu, Tiara dan Citra dibawa petugas ke Dinas Sosial buat dititipkan.

Iwan Fals : Saya Yakin Pak Jokowi Tidak Akan Terbujuk Rayuan Duniawi

07.42.00 Add Comment

BlogDetik86, Keseriusan pemerintahan Jokowi untuk melakukan pembenahan dalam berbagai sektor di Indonesia mendapat hambatan oleh oknum yang merasa tidak mendapatkan keuntungan jika Indonesia jadi lebih baik.
Mereka khawatir apabila penegakan hukum di tanah air semakin bagus, mereka akan kehilangan pundi-pundi pemasukan. Hal itu diendus oleh penyanyi senior Iwan Fals.
Menurut pria yang kerap menyuarakan kritikan tajam dalam bentuk lagu, fenomena belakangan yang ditunjukkan politisi senayan merupakan bagian dari fitnah untuk mengerem laju pemerintahan Jokowi.
“Saya yakin elite politik kita itu yang suka bikin fitnah,” ungkap Iwan Fals saat ditemui dikawasan SCBD, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Iwan Fals melanjutkan, ada banyak sekali tipu muslihat sengaja diciptakan untuk membangun citra negatif tentang Jokowi. “Biar terkesan pemimpin kita kok dunia banget. Biar kesannya seperti itu,” lanjut Iwan Fals.
Iwan Fals yakin Presiden Jokowi tidak akan tergoda dengan bujuk rayu duniawi. Karena kepuasan tertinggi bagi seorang pemimpin ketika dia mampu berbuat sebesar-besar kebaikan untuk rakyat.

Seorang Ibu Asyik Facebook-an dengan Pacar, Anak Tewas Kecebur Kolam

19.50.00 Add Comment
BlogDetik86 - Jangan contoh orang tua yang lalai ini. Gara-gara asyik bermain Facebook, seorang ibu asal Inggris masuk bui lantaran tidak memperhatikan anaknya yang tewas tenggelam di kolam. Dianggap lalai karena anaknya yang baru dua tahun, Joshua Barnett, terjatuh dan tenggelam dalam kolam di halaman belakang rumahnya di Beverley, East Yorkshire pada 17 Maret lalu.

Claire Barnett, 31 tahun, nama sang ibu, saat itu berada di rumah  dan tidak menyadari anaknya dalam bahaya karena sibuk dengan Facebook. Setelah menyadari anaknya terjatuh, ibu empat anak tersebut mencoba untuk menyelamatkan, namun sudah terlambat.

Meskipun sempat mengelak dan memberi keterangan yang bertentangan dengan fakta, polisi menemukan bahwa Claire Barnett terbukti mengupload dua foto ke Facebook pada saat kejadian. Fakta itu dibuktikan dengan catatan telepon yang menunjukan bahwa Claire Barnett sedang mendapat panggilan dari pacarnya ketika seharusnya mengawasi anaknya.

"Anak Anda meninggal dunia akibat kelalaian dan harus diambil tindakan untuk memberi pengajaran atas tindakan kamu tersebut," kata Hakim Jeremy Richardson seperti yang dilansir Telegraph pada 10 Oktober 2015.

Sebelum ini, wanita itu juga diduga membiarkan anaknya  bermain bersama temannya di jalan raya tanpa pengawasan. Sehingga  anak itu hampir tertabrak mobil. Oleh kerabatnya Claire Barnett juga telah diperingatkan untuk memagari kolam renangnya namun dia mengabaikan peringatan itu. duniatempo.com

Seperti Singapura dan Korea, Kamu Bakal Jalani Wajib Militer di Indonesia

11.20.00 Add Comment
BlogDetik86 - Ada ide menarik dari Kementerian Pertahanan setelah TNI baru saja merayakan hari jadi yang ke-70. Sudah pada dengarkan rencana programnya? Yap, program yang masih dalam tahap wacana ini bakal membuat 100 juta rakyat Indonesia jadi jauh lebih tangguh dengan program 'Bela Negara'.
Program yang bakal dibuat dengan tujuan agar masyarakat Indonesia agar bisa membentuk disiplin pribadi, kelompok hingga disiplin nasional. Di mana wacana program yang dicetuskan oleh Menhan Ryamizard Ryacudu.
Dalam hal ini ia menegaskan tidak akan meniru konsep negara Singapura dan Korea Utara yang mewajibkan rakyatnya untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan militer. Sebabnya, masyarakat hanya perlu mengikuti program yang akan melatih mereka selama sebulan, setelah itu mereka pun bakal mendapat kartu bela negara, seperti dilansir melalui Merdeka.
Apakah menurutmu Program 'Bela Negara' ini perlu? ©Merdeka
Apakah menurutmu Program 'Bela Negara' ini perlu? ©Merdeka
Seperti apa ya kira-kira pelaksanaannya? Menurut Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan, Mayjen Hartind Asrin ini menyatakan kalau materi 'Bela Negara' ini nantinya bakal meliputi pemahaman empat pilar negara.
Yakni sistem pertahanan semesta dan pengenalan alutsista TNI, 5 nilai cinta tanah air, sadar bangsa, rela berkorban, dan pancasila sebagai dasar negara. Menurutnya ini sebatas materi saja kok, dalam artian tidak terlalu dibebankan dengan fisik.
"Fisik cuma baris berbaris saja. Rohaninya yang kita isi dengan jiwa nasionalisme," tukas Hartind saat dihubungi Merdeka.
Alhasil, meski kabar baik soal 'Bela Negara' yang cepat berhembus ini menimbulkan kontroversial di kalangan masyarakat. Sebab, masyarakat menilai kalau program ini kurang tepat dan masih banyak urusan nasional lain yang harus lebih diutamakan selain wacana tersebut. Wah, kalau menurutmu sendiri bagaimana ya? Apa perlu ada kegiatan 'Bela Negara' seperti itu? kapanlagi.com

Lihat Bagaimana Agama Zoroaster Memperlakukan Jenazah. Mengerikan!

05.47.00 Add Comment


BlogDetik86 - Ada banyak cara dalam memperlakukan jenazah, mulai dari dikafani dan dikubur secara normalnya orang Islam, ada yang dimasukkan peti dan kemudian dikubur, ada juga yang dibakar hingga menjadi abu dan ada juga yang dibalsam atau diawetkan. Namun bagi para penganut agama ini, orang meninggal tidaklah diperlakukan seperti yang sudah disebutkan diatas, melainkan dibiarkan saja hingga habis dimakan burung pemakan bangkai!

Banyak yang mengomentari mengenai tradisi ini, mereka mengatakan kalau ini sama sekali tidak menghormati orang yang sudah meninggal, tapi ini benar benar dilakukan oleh penganut agama ini di Mumbai, India. Dan tempat ‘pemakaman’ mereka adalah Dakhma atau Tower of Silence atau Menara Ketenangan atau Menara Kesunyian.

 
Ritual kematian ini dilakukan oleh para penganut agama Zoroastrian, salah satu agama tertua di dunia yang ebrasal dari India.

Agama Zoroastrian ini berasal dari Nabi Zoroaster, agama ini sudah ada sejak abad ke 6. Tidak ada yang berbeda dengan agama agama lainnya karena bertujuan untuk mendekatkan diri kepada sang Maha Kuasa dan menghormati unsur api karena dianggap suci.


Source : Boombastis

Menurut agama Zoroaster, hal hal buruk yang dilakukan oleh manusia semasa hidup dianggap dapat mencemari kemurniam bumi, air, api dan udara. Oleh karena itu saat penganut agama ini meninggal, mereka tidak akan dimakamkan dan sebagai gantinya mereka menyediakan Dakhma sebagai tempat persemayaman terakhir.

Di dalam Dakhma atau Tower of Silence ini, tubuh orang yang sudah meninggal akan diletakkan, tujuannya supaya sifat sifat buruk yang ada di dalam diri manusia bisa secepatnya menghilang. Biasanya burung burung pemakan bangkai atau yang dikenal dengan burung Nasar terlihat menunggu di tempat ini. Apabila jasad sudah habis dimakan oleh burung, maka tulang belulang sisanya akan diletakkan ke bagian tengah dakhma.


Ritual ini masih ada hingga sekarang dan dinyatakan sebagai ritual yang paling mengerikan. Namun bagi para penganut Zoroastrian, inilah yang terbaik bagi bumi, menghindarkan bumi dari sifat sifat buruk manusia yang pernah menaungi manusia semasa hidupnya.

Keyakinan mengenai sebuah agama dan kepercayaan sebenarnya sangat banyak di dunia ini, salah satunya adalah Zoroastrian ini. Walaupun mereka memiliki ritual yang sangat mengerikan, tapi ritual mereka ini ternyata untuk melindungi Bumi dari sifat sifat buruk dalam diri manusia. bombastis.com

Check It Out!! Adik Seperguruan Ungkap Alasan Kenapa Limbad Tak Pernah Bicara.

04.29.00 Add Comment
BlogDetik86 - Pesulap Limbad dikenal sebagai sosok yang tidak pernah berbicara di hadapan publik.
Di setiap kesempatan, dia hanya memperlihatkan ekspresi wajah dan gerak tubuh tanpa ada satu kata pun terucap dari mulutnya.
Mengapa pria yang dikenal namanya melalui program The Master itu berperilaku seperti itu?
Suro, adik seperguruan Limbad, mengatakan, pria berusia 43 tahun itu tidak pernah berbicara di hadapan media karena ingin membentuk citra.

Dia ingin membentuk citra sebagai publik figur yang kuat, hebat, dan tidak bisa diajak berbicara oleh manusia biasa pada umumnya.
"Iya itu memang ciri (Limbad,-red)" kata Suro ditemui di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/10). Menurut Suro, Limbad sama seperti manusia biasa pada umumnya yang saling berkomunikasi antara satu sama lain.
Dia menilai tidak ada keanehan dari pria berpostur tubuh tinggi dan kekar tersebut.
Suro mendampingi pesulap Limbad mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Senin (12/10) sekira pukul 10.50 WIB.
"Saya hanya disuruh ikut membawakan tas. Saya tidak tahu kasus apa ini," kata Suro.
Limbad datang mengenakan jaket kulit berwarna cokelat dan memakai ikat kepala berwarna hitam.
Tak ada kata yang terucap dari pria berpostur tegap tersebut.
Dia hanya mengacungkan jempol kanan kepada wartawan saat ditanyakan maksud kedatang ke Mapolda Metro Jaya. Sementara itu, Muhammad Zakir, mengaku Limbad akan berbicara setelah dilakukan pemeriksaan oleh aparat kepolisian.
"Nanti saja setelah diperiksa," tuturnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Limbad diperiksa sebagai saksi pelapor atas laporan dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik yang dilakukan Husein Ibrahim.
Perseteruan pesulap Limbad dan pengusaha Husein Ibrahimberlanjut. Setelah pada Kamis (24/9), Ibrahim melaporkan pria berusia 43 tahun itu ke Mapolres Metro Jakarta Utara atas dugaan pencurian mobil.
Pada Kamis (1/10) ini, giliran pihak Limbad melaporkan balik Ibrahim ke Mapolda Metro Jaya. Kuasa hukum Limbad, Muhammad Zakir, membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.
Laporan dibuat atas dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Ibrahim menuduh Master Magician itu telah mencuri mobil miliknya berjenis Honda Jazz berwarna silver berplat nomor E 1717 PD. tribunnews.com