Tampilkan postingan dengan label Pemuda Muhammadyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemuda Muhammadyah. Tampilkan semua postingan

Reaksi Fadli Zon ketika Ruhut dilaporkan Pemuda Muhammadyah ke MKD

23.18.00 Add Comment

BlogDetik86 - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon menilai wajar jika Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan oleh Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.
Fadli menilai, pernyataan Ruhut yang memplesetkan Hak Asasi Manusia menjadi Hak Asasi Monyet memang sudah diluar batas kewajaran.
"Perkataaan Pak Ruhut soal HAM itu keterlaluan," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/5/2016).
Apalagi, lanjut Fadli, pernyataan itu dilontarkan Ruhut dalam rapat resmi Komisi III DPR dengan Kapolri. Rapat itu salah satunya membahas kematian terduga teroris Siyono saat ditahan oleh Datasemen Khusus Antiteror 88.
"Artinya ini menyangkut manusia tapi diplesetkan seperti itu. Saya kira harus diproses oleh MKD," kata Politisi Partai Gerindra ini.
Fadli menyerahkan sepenuhnya ke MKD sanksi apa yang tepat untuk Ruhut. Fadli berharap kasus Ruhut ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh anggota untuk menjaga perkataannya, apalagi dalam rapat-rapat resmi.Kompas.com

Ruhut: Pemuda Muhammadiyah Cuma Numpang Beken

20.30.00 Add Comment

BlogDetik86 - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat (PD), Ruhut Sitompul menilai telah terjadi salah paham yang menyebabkan Pemuda Muhammadiyah melaporkan dirinya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait pernyataannya soal HAM.
Menurut Ruhut, para pelapornya hanya ingin menumpang popularitas saja. Sebab bila diingatnya, keluarnya bahasa HAM sebagai "hak asasi monyet" yang disampaikannya adalah berdasar fakta. Saat itu, Polri dan Densus 88 dituding melanggar hak asasi manusia, kepanjangan akronim HAM yang sesungguhnya, dalam penangkapan terduga teroris Siyono.
"Tetapi setelah diperiksa, nyatanya tak ada pelanggaran HAM," tegas Ruhut, Jumat (29/4).
Karena itulah, dia berkesimpulan bahwa pelapornya ke MKD hanya ingin menumpang beken. Dia pun menyatakan siap apabila dipanggil oleh MKD, karena merasa tidak bersalah.
"Kalau mereka mau beken, ya memang mesti lawan Ruhut," ujar politisi Demokrat ini.Beritasatu.com
baca juga :

Keterlaluan!!! Jatah makan Harimau di kebun binatang Gembira loka di embat juga.

Menkominfo Rudiantara :Inilah Daftar proyek bermasalah Tifatul mantan Menkominfo di era SBY

Memang kebangetan!!! Jokowi "tertimpa sial" oleh pemerintah sebelumnya

Blusukan di Masjid, Yusril Dicurigai Jamaah