Tampilkan postingan dengan label Twitter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Twitter. Tampilkan semua postingan

Kicauan Tifatul Soal Penyebab Pemerkosaan Yuyun Tuai Kecaman

21.33.00 Add Comment

BlogDetik86 - Kicauan mantan menteri komunikasi dan informatika Tifatul Sembiring di Twitter tentang penyebab maraknya pemerkosaan di Indonesia, menuai kecaman dari banyak kalangan. Mantan Presiden PKS ini menyebutkan penyebab pemerkosa Yuyun adalah minuman keras.

Kicauan Tifatul sebut sontak membuat banyak pihak menilai Tifatul menyederhanakan masalah yang sesungguhnya.
Dalam pesan akun twitternya, Sabtu (7/05/2016), Tifatul menuliskan,"Penyebab utamanya adalah minuman keras. Yg diributin apalah UU kekerasan seksual, kesetaraan, kemiskinan. MIKIR...!!


Pemilik akun @kang_chanz protes atas kicauan Tifatul, "Salah pak. Penyebab utamanya video porno. Minuman keras tanpa video kyaknya mustahil ngelakuin hal itu."

Akun @Peni_Asih pun menuliskan "Tetangga sy memperkosa. Tdk suka minum. Hanya suka nonton film saru."

Pernyataan Tifatul yang mendapat protes netizen tak menyurutkan Tifatul untuk menuliskan penyebab utama kasus pemerkosaan terhadap Yuyun, siswi SMP Padang Ulak Tanding di Bengkulu oleh 14 pemuda.

Tifatul terus menuliskan pesan penyebab utamanya adalah minuman keras. "Minuman keras itu induk dr segala kejahatan. Bukti sdh banyak: Perkosaan, pembunuhan, tabrak lari, bunuh isteri. Dukung RUU Larangan Miras.!"Rimanews.com
baca juga :

Muncul Akun Twitter Pendukung Risma Jadi Cagub DKI

07.46.00 Add Comment

Infomeia.net- Sebuah akun media sosial Twitter yang mendukung agar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dicalonkan untuk Pilgub DKI 2017 muncul. Meski sebenarnya Risma belum menyatakan kesediaannya untuk melenggang ke Ibu Kota.

Akun Twitter tersebut bernama @Karisma_Jakarta, tetapi tidak dijelaskan maksud dari pemilihan namanya. @Karisma_Jakarta memasang foto Risma dengan warna hitam-putih dan tulisan 'Bekerja Dengan Hati'.

"Warga Jakarta | Menemukan pemimpin yang dekat dengan rakyat, hidupnya untuk layani rakyat ~ Dr. (HC) Tri Rismaharini, M.T," tulis akun itu dalam bio-nya seperti dikutip detikcom pada Minggu (8/5/2016).

@Karisma_Jakarta mencuit untuk pertama kalinya pada Senin, 2 Mei 2016. Dalam sepekan ini akun itu sudah mencuit sebanyak 988 kali, mengikuti 89 akun, dan memiliki 189 pengikut.

Tak hanya cuitan, @Karisma_Jakarta juga mengunggah foto-foto kegiatan para relawan pendukung Risma dan posko-posko yang lengkap memasang poster dukungan. Beberapa tautan berita yang berkaitan dengan Risma juga dicuitkan oleh akun tersebut. Belum diketahui siapa pengelola akun ini.Detik.com


baca juga :

Kepada Djarot, Taufik: Tolong Bilang ke Ahok, Dia Belum Jadi Calon Gubernur

Disebut akan Lepas Dukungan ke Ahok, Ongen: Emang Kura-kura Ninja

Menteri Sosial Khofifah Kembali Didukung Pimpin Muslimat NU

waduh,kasihan !!! Sering di periksa KPK, M Taufik di doakan teman separtainya






Berulah lagi !!! Jurus ngeles ke-2 Habiburokhman ketika ditagih janjinya terjun dari Monas

01.18.00 Add Comment

BlogDetik86 – Terus-terusan ditagih supaya terjun dari Monas, Politikus Gerindra Habiburokhman balik menantang Teman Ahok untuk membuktikan klaimnya telah mengumpulkan sejuta Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Ketua Bidang Advokasi DPP Gerindra tersebut meminta Teman Ahok, yang diplesetkannya menjadi Teman Mabok, untuk mengumumkan nama dan alamat masyarakat yang bakal mendukung Basuki Tjahaja Purnama di Pilkada 2017 mendatang, sebagai syarat untuk mendaftar lewat jalur independen.



“Umumkan saja sekarang by name by address? Kan sudah Berani klaim. Gak Berani kan? Khawatir ketahuan bohong?,” cuit Habib di akun Twitter yang dipantau Sabtu (07/06/2017).

Menurutnya, klaim Teman Ahok sudah mengumpulkan satu juta KTP akan memalukan jika tidak dibuktikan.

“Kenapa harus nunggu KPU untuk buktikan KTP cukup, Teman Mabok khan klaim sudah dari bulan lalu? Dasar gak tau malu, nyesel kan sudah main klaim?,” katanya.

Seperti diberitakan, Teman Ahok mengklaim sudah memenuhi jumlah minimum data KTP yang disyaratkan KPUD DKI bagi pasangan calon perseorangan untuk pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Heru Budihartono dalam Pilkada DKI 2017, Senin (11/04/2016).

Oleh karena itu, Habiburokhman terus didesak supaya terjun dari Monas sesuai janjinya, terutama lewat akun Twitter pribadinya.

Sebelumnya, melalui akun Twitter, politikus Gerindra itu bersumpah akan terjun dari atas Monas jika calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berhasil mengumpulkan KTP untuk maju secara independen pada Pilkada Jakarta 2017.
"Benar saya menulis dengan sadar dan ikhlas," katanya dengan mantap saat dikonfirmasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/03/2016).Rimanews.com
baca juga :

Berulah lagi !!! Jurus ngeles ke-2 Habiburokhman ketika ditagih janjinya terjun dari Monas


Ahok Ucapkan Selamat ke Sadiq Khan, Walikota Muslim Pertama London

23.47.00 Add Comment

BlogDetik86 - Untuk pertama kalinya London akan dipimpin oleh walikota muslim, yaitu Sadiq Aman Khan. Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengucapkan selamat atas terpilihnya Khan.

"Congratulations @SadiqKhan, the new mayor of London. Inspiring story of democracy, merit and tolerance," kicau Ahok lewat akun twitter @basuki_btp yang dikutip detikcom, Sabtu (7/5/2016) pukul 12.00 WIB. Akun twitter itu telah diverifikasi oleh twitter.

Khan diumumkan terpilih sebagai walikota baru London setelah penghitungan suara pada Kamis (5/5) lalu menunjukkan dia meraih suara terbanyak. Hasil penghitungan suara memperlihatkan Sadiq yang merupakan calon Partai Buruh meraih 44,2% suara, sementara saingan terdekatnya, Zac Goldsmith, dari Partai Konservatif meraih 35% suara.

Kisah Khan makin fenomenal karena dia berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya adalah sopir bus keturunan Pakistan. Khan yang lahir di London pada tahun 1970 dibesarkan di rumah susun dengan enam kakak dan adik perempuannya di Tooting, daerah di London selatan dengan etnis beragam.

Dalam masa kampanye, Khan diserang berbagai isu terkait keyakiniannya. Dia pernah dituduh terkait gerakan ekstrimisme Islam. Namun, pengacara hak asasi manusia ini menegaskan dirinya menentang radikalisme. Detik.net
baca juga :

Ahok, Kalijodo dan Skateboard



Buntut Tuduhan “Nyolong” KTP, “Teman Ahok” Lapor Polisi

21.05.00 Add Comment

BlogDetik86– “Teman Ahok” mengklarifikasi soal tudingan mencuri kartu tanda penduduk (KTP) salah seorang warga untuk syarat dukungan Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Menurut Teman Ahok, fitnah soal dianggap mencuri KTP itu keji.
“Kami nyatakan #TemanAhokNyolongKTP itu fitnah keji,” kata Juru Bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas dalam siaran pers yang diterima Kompas.com di Jakarta, Sabtu (30/4/2016).
Tudingan pencurian KTP sendiri dari akun Twitter milik @antohendardji. Anto me-mention akun @TemanAhok dengan meyebut relawan itu mencuri KTP dirinya untuk dukungan pada Ahok.
Anto mengaku menerima pesan singkat konfirmasi pengumpulan KTP. Padahal dirinya tidak pernah merasa mengumpulkan KTP untuk Ahok.
“Cuitan @antohendardji ini dengan cepat di-retweet oleh beberapa pihak yang memang seringkali berseberangan pandangan dengan Teman Ahok dan segera dimanfaatkan sebagai bahan fitnah melalui hestek #TemanAhokNyolongKTP,” tulis Amalia.
Teman Ahok tak memungkiri pesan singkat itu dikirim oleh relawan. Pengiriman pesan konfirmasi itu berdasar dari data formulir yang masuk dan diterima Teman Ahok.
Ia mengaku heran jika ada orang yang menyebut ada pencurian KTP. Pasalnya, hingga saat ini, 125 ribu pesan singkat yang dikirim untuk konfirmasi hanya terjadi karena kesalahan pemasukan data.
“Kalau dituduh curi baru kali ini,” kata Amalia.
Sistem Teman Ahok saat ini diakui lebih canggih. Modal canggih itu kemudian digunakan untuk mencari data-data dari Anto. Terbukti, kurang dari 15 menit Teman Ahok berhasil menemukan data dari Anto.
Anto sendiri dalam data Teman Ahok tidak mendaftar sendiri. Berdasar penelusuran, ada satu nama lagi yakni Suwari Hentiono. Suwari sendiri disebut sebagai ibu dari Anto. Suwari juga lah yang mengisi dan mengembalikan.
“Kuat dugaan kami, Ny. Suwarti yang mengumpulkan KTP Anto. Karena tanda-tangan di KTP dan form dukungan Ny. Suwarti sama persis seperti yang ada di form atas nama Anto,” kata Amalia.
Namun, jika kemudian ia bersikeras juga tidak mengakui pengumpulan KTP, Ny. Suwarti disarankan untuk melayangkan gugatan.
“Ini kita bawa ke polisi untuk dibuktikan secara forensik. Ada ahli forensik tulisan tangan yang bisa buktikan, dan bisa jadi ada CCTV di PIM 1 yang cek di tanggal tersebut (27 Maret 2016),” kata Amalia.Jurnalpolitik.com