Tampilkan postingan dengan label Menteri PUPR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menteri PUPR. Tampilkan semua postingan

woooww!! Pemerintahan Jokowi-JK dengan Dana 70 Triliun akan dibuat bangun ini.....

04.39.00 Add Comment

BlogDetik86- Dengan dana lebih dari Rp 70 triliun, pemerintah menargetkan pembangunan 10 juta sambungan pipa air bersih. Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan biaya tersebut hanya delapan persen dari biaya yang dibutuhkan untuk membangun pembangkit listrik 35.000 megawatt (mw).
Menurut JK, air bersih dan listrik adalah kebutuhan pokok dari masyarakat sehingga memang harus ditingkatkan sehingga dibutuhkan biaya untuk itu.
Namun, saat membuka Indonesia Water and Wastewater Expo and Forum (IWWEF) 2016, JK mengingatkan tidak hanya teknologi yang ditingkatkan tetapi juga efisiensi dalam penggunaannya. Apalagi, dengan fakta bahwa air bersih semakin lama akan menjadi barang yang langka.
"Tentu kita juga melihat bagaimana efisiensi air harus kita perbaiki. Kebutuhan air kalau golongan menengah kurang lebih untuk kebutuhan mandinya 33 persen. Kemudian, 28 persen atau hampir 30 persen air itu habis untuk toilet, baru mesin cuci menghabiskan 18 persen. Yang lainnya sisanya, cuci tangan dan macam-macam. Tetapi yang terbesar mandi, toilet, dan mencuci," kata JK di JCC, Selasa (3/5).
Salah satu cara yang dikatakannya dapat menghemat air adalah menggunakan shower untuk mandi. Sebab, berdasarkan penghitungannya, penggunaan gayung saat mandi bisa menghabiskan 18 liter air per satu kali mandi, sedangkan shower hanya menghabiskan sekitar 12 liter air.
Oleh karena itu, JK meminta agar cara mandi masyarakat harus diubah, yaitu menggunakanshower. Dengan catatan, tekanan air dari pipa yang bersumber dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) harus baik.
"Menghemat itu 30 persen air kalau mandi pakai shower dibanding pakai timba (pompa). Lebih bersih pakai shower karena pasti tidak ada nyamuknya (yang bersarang di penampungan air)kan. Jadi kemajuan harus dengan perubahan. Salah satu efisiensi air ialah pakai shower tetapi konsekuensinya kualitas memang harus baik. Jangan (air) mati, harus hidup terus dan tekanannya harus baik," ujarnya.
Apalagi, menurutnya, dengan efisiensi penggunaan air diperhitungkan dapat menghemat setidaknya 10 persen beban pengeluaran. Oleh karena itu, membangun instalansi air sekaligus efisiensi dinilai adalah upaya yang harus segera dilakukan.
Daur Ulang Air
Lebih lanjut, JK mengatakan, ke depannya pemurnian atau daur ulang air adalah solusi untuk mendapatkan air bersih, sebagaimana telah dilakukan oleh negara besar. Singapura menggunakan air yang sama sebanyak tiga kali, sedangkan Jepang mampu lima kali.
"Artinya semua sistem drainase, Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), semua diubah dari ke sungai menjadi ke darat. Dulu umumnya drainase jatuhnya ke laut, akhirnya pantai rusak. Sekarang harus ke sistem pembersihan air yang seperti di kuningan itu. Jadi semua kota, Pak Menteri Dalam Negeri, semua kota harus mulai proyek itu. Di samping membersihkan air kali, laut, juga membersihkan air sekaligus sehingga air dapat dipakai tiga kali," perintah JK.
Oleh karena itu, JK meminta perusahaan penyedia air jangan hanya berkutat pada kenaikan tarif tetapi juga bertanggung jawab terhadap masalah lingkungan yang turut andil terkait ketersediaan air bersih.
"Saya harapkan bahwa Perpamsi dapat mengelola semuanya dengan baik dan tentu pemerintah yang akan membangun infrastruktur ini. Jadi Pak Menteri PUPR sudah memahami bahwa membangun infrastruktur jalan tol tidak berbeda dengan membangun infrastruktur air. Jadi semuanya harus sama. Tetapi kalau kita kembali kepada dasar dari semua itu yang tidak tergantikan ialah air dan listrik. Namun, air lebih dahulu diperlukannya dari pada yang lainnya," ujarnya.Beritasatu.com

Ajiiib!!! Begini Perintah Jokowi ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terkait Hambalang

07.48.00 Add Comment

BlogDetik86- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi waktu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menuntaskan evaluasi, review dan redesain Kompleks Hambalang Bogor hingga awal 2017.
Tim Komunikasi Presiden Sukardi Rinakit di Jakarta, Senin (2/5), menyebutkan terkait hasil kajian tim audit teknis, Presiden Jokowi menginstruksikan kepada Menteri PUPR untuk melanjutkan evaluasi dan review menyeluruh terhadap hal-hal yang telah direkomendasi tim audit teknis terutama terkait daya dukung lingkungan dari aspek geologi dan geoteknik.
Menurut Sukardi, penentuan pemanfaatan Komplek Hambalang akan dilakukan setelah kajian teknis selesai.
Ia menyebutkan setelah beberapa waktu lalu menyambangi Komplek Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang untuk memeriksa keadaan aset negara yang terlantar tersebut, Senin sore, Presiden Jokowi mengadakan rapat terbatas untuk mendengarkan laporan mengenai audit teknis kelanjutan proyek tersebut.
Dalam ratas, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan tim ahli audit teknis memaparkan hasil kajian dari aspek bangunan gedung, aspek geologi dan geoteknik serta dari aspek tata saluran air dan sistem drainasenya.
Rekomendasi dari tim ahli adalah proses konstruksi Kompleks Hambalang dapat dilanjutkan dengan persyaratan, yakni: setelah dilakukan evaluasi menyeluruh dan penanganan tata salir, review ulang perhitungan struktur atas dan bawah terhadap seluruh bangunan gedung eksisting, penataan ulang dan dipastikan bangunan baru, baik gedung dan infrastruktur tidak berdiri di atas timbunan.
Sebelumnya dalam ratas tanggal 30 Maret 2016, Presiden Jokowi menugaskan Menteri PUPR untuk melakukan audit teknis terkait rencana rekonstruksi dan pemanfaatan Kompleks Hambalang.
Audit teknis diperlukan untuk mengetahui tingkat kerusakan struktur bangunan, mengetahui stabilitas tanah serta tata salir Kompleks Hambalang.
Selain audit teknis, Presiden dalam ratas tanggal 30 Maret 2016 juga menginstruksikan dilakukan audit hukum dan audit keuangan.
Renovasi GBK Sementara itu terkait renovasi Gelora Bung Karno (GBK), Presiden Jokowi menyampaikan bahwa saat kunjungan ke London, Inggris, dua minggu lalu, Presiden sempat melihat langsung Queen Elizabeth Park, tempat penyelenggaraan London Olympic tahun 2012.
"Saya melihat, saat ini, kawasan Olympic Park tersebut, setelah Olimpiade berakhir bukan hanya jadi pusat olahraga tapi telah menjadi area publik, public space bagi masyarakat London," ujar Presiden Jokowi.
Presiden berharap renovasi GBK ini nantinya juga bisa menjadi landmark Kota Jakarta, landmark Indonesia yang kemanfaatan publiknya dapat berlangsung untuk jangka panjang. Jadi bukan hanya bermanfaat untuk penyelenggaraan Asian Games saja.
Presiden juga mengingatkan perlunya diperhatikan standarisasi serta kualitas bahan dari infrastruktur yang di renovasi. Penggunaan produk dalam negeri dan memperhatikan aspek estetika desain juga diperlukan.
"Khusus estetika desain, GBK harus betul-betul memiliki nilai tambah, memiliki karakter sebagai nation heritage yang bersejarah," ucap Presiden Jokowi Hadir dalam rapat tersebut di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Harry Azhar Azis, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basuki Hadimuljono, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.Beritasatu.com
Baca juga :

Satu lagi prestasi Jokowi akan bangun pelabuhan internasional di Jabar

Ahok Bersyukur Banyak Pejabat Mundur, Kok Bisa?

Reaksi Fadli Zon ketika Ruhut dilaporkan Pemuda Muhammadyah ke MKD