Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Jokowi Beber 4 Poin Penting Pertemuan Trilateral 3 Negara

23.01.00 Add Comment

BlogDetik86- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan menteri luar negeri dan panglima dari tiga negara di Gedung Agung Yogyakarta, dalam rangka pertemuan trilateral. Selain dari Indonesia, 2 perwakilan asing berasal dari Malaysia dan Filipina.

Jokowi mengatakan ada empat hal yang menjadi pembahasan pertemuan tiga negara ini. Nantinya hal tersebut akan dibahas para panglima tiga negara dan menlu lebih detail.

"Panglima dari Indonesia, Malaysia dan Filipina diharapkan ada empat hal penting. Pertama kerjasama untuk patroli bersama. Jika nanti di lapangan, seperti apa nanti lebih detail," ujar Jokowi di Gedung Agung Kamis (5/5/2016).
Hal pertama yang akan dibahas dalam pertemuan itu adalah tentang patroli bersama.

Poin selanjutnya dalam pertemuan trilateral tersebut, menurut Jokowi, tentang koordinasi yang harus dilakukan jika menemukan permasalahan di tiga negara terkait.
"Kedua, jika terjadi (kasus) di lapangan (saat berpatroli), tindakan apa yang dilakukan. Ketiga, membuka informasi secepat-cepatnya antara crisis center hotline di sini dengan Filipina dan Malaysia," ujarnya.

Sementara yang keempat agar masing masing negara harus membuat SOP (standard operating procedure), jika ada kasus kasus tertentu. Sehingga nantinya ada standar yang baku saat menghadapi masalah di perbatasan tiga negara.

Wow!!! Jokowi: 2017, Kemudahan Berusaha di Indonesia Lampaui Vietnam

15.12.00 Add Comment

BlogDetik86 – Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis, pada tahun depan Indonesia dapat melampaui Vietnam dalam menciptakan izin berusaha.
Berdasarkan survei Bank Dunia tentang Kemudahan Berusaha (Ease of Doing Business/EODB), Indonesia berada di peringkat ke-109. Sedangkan Singapura menempati posisi teratas, Malaysia (18), Thailand (49), Brunei Darussalam (84), Vietnam (90), dan Filipina (103).
“Disurvei atau tidak, kita harus melakukan perubahan total. Saya yakin kita bisa melampaui Vietnam. Kita punya daya saing yang baik,” kata Presiden Jokowi pada peluncuran Paket Kebijakan Ekonomi XII di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/4).
Presiden Jokowi secara khusus mengundang wartawan ekonomi untuk menjelaskan tentang latar belakang dan tujuan pemerintah menggulirkan paket deregulasi yang disasarkan untuk mempermudah arus masuk investasi dan meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Berbagai peraturan daerah yang menghambat harus dipangkas. Saya targetkan pada bulan Juli sebanyak 3.000 perda akan dihapus. Akses UMKM ke permodalan harus dibuka lebar,” kata Presiden Jokowi.
Hadir pula, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani, Kepala Staf Presiden (KSP) Teten Masduki, dan Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi.
Presiden Jokowi mengatakan, saat ini banyak negara melakukan berbagai perbaikan agar dapat menarik arus masuk investasi. Ketika bertemu Perdana Menteri Inggris David Cameron, pada 19 April lalu, Presiden Jokowi mengaku mendapat penjelasan tentang langkah-langkah konkret yang dilakukan negara itu untuk menarik investasi. “Kita harus ingat, investor bukan hanya asing, pengusaha warung juga bisa kita kategorikan sebagai investor,” katanya.
Menurut Presiden Jokowi, pada Paket Kebijakan Ekonomi XII terdapat banyak perubahan mendasar.
“Tekad kita adalah menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang mandiri dan berdaya saing yang baik,” katanya.Beritasatu.com
baca juga :

5 kali pemeriksaan KPK, M taufik mau merespon wartawan

Inilah Pandangan bijak NU terhadap pemimpin non muslim

Presiden Kritik Proses Mengurus STNK yang Tidak Efisien

Ust Yusuf Mansur bertemu dengan Yusril titip nasib!!!

Breaking News!!!Innalillah, Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Mustafa Ya'qub Wafat

Gagal Lantik Pimpinan Komisi VIII,Legitimasi Politik Fahri Hamzah Tergerus


Mbah Maimoen: Sekarang Tak Ada Khilafah, tapi Indonesia

20.37.00 Add Comment

BlogDetik86 – KH Maimoen Zubeir (Mbah Maimoen) mengingatkan agar masyarakat tak lagi mempersoalkan mengenai pendirian negara Islam atau khilafah. Sebab, masyarakat sudah memiliki negara yang bernama Indonesia.
‘’Sejak 1917 sudah tidak ada lagi khilafah. Muncul negara negara sendiri,’’ kata ulama asal Sarang Rembang ini dalam doa dan pengajian dalam rangka Isra Mikraj Nabi Muhammad saw di Alun-alun Jepara, Senin (25/4) malam.
Selain dihadiri ratusan umat Islam, pengajian itu juga dihadiri bupati dan wakil bupati Jepara, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jepara, Forkopinda, pimpinan SKPD, dan juga Rais Syuriah PCNU Jepara, KH Ubaidillah Nur Umar.
‘’Sudah 100 tahun sudah tidak ada khilafah, ya sudah,’’ tambah Maimoen. Meski mayoritas beragama Islam, lanjut dia, saat ini memang sesama umat Islam kerap bertikai.
Pertikaian itu terjadi salah satunya tentang perlunya mendirikan negara Islam atau syariat sebagai dasar negara dan aturan hukum. Padahal, kata kiai kharismatik itu, Indonesia memiliki riwayat disinggahi banyak corak keislaman. Khususnya di wilayah Asia Tenggara.
‘’Islam itu agama. Orangnya macam-macam tapi harus tetap Bhineka Tunggal Ika. Tidak bisa kita memisahkan Asia tenggara. Dulu ada Islam dari Champa,’’ kata Mbah Maimoen. Dia juga berpesan agar tetap menjaga kerukunan antar umat beragama.
Saling Menghormati
Di antara resep untuk menjaga kerukunan, yakni dengan sikap saling menghormati. Rinciannya, saling menghormati martabat manusia, menghormati dan menjaga keturunan, menghormati hak milik, dan menghormati orang lain meski berbeda agama.
‘’Amalan tersebut sudah dilaksanakan semasa Nabi Muhammad,’’katanya. Mbah Maimoen juga banyak menerangkan tentang keutamaan bulan April.
Salah satunya di bulan itu bertepan dengan kelahiran Nabi Muhammad, yang bertepatan dengan 20 April 571 Masehi. ‘’Bulan di mana Muhammad dilantik menjadi Nabi di bulan April,’’ungkap Maimoen.
Secara khusus, dia berharap Bupati dan Wakil Bupati Jepara bisa melanjutkan perjuangan di sisa jabatan yang ada. Jepara diharapkan juga bisa menjadi panutan umat di wilayah lain. Harapan itu muncul karena Maimoen memiliki ikatan dengan Kota Ukir.
‘’Wareng (leluhur) saya pernah bertapa di Pulau Mandalika Jepara,’’ucap dia. Sementara itu, Bupati Jepara Akhmad Marzuqi dalam sambutannya berpesan agar diundangnya KH Maimoen Zubeir jangan ditafsiri secara politis.
‘’Jangan memberikan tafsir yang macam-macam, sehingga bisa mengganggu hubungan kami. Kehadiran beliau dan acara malam ini tak ada hubungannya dengan politik,’’kata Marzuqi. suaramerdeka.com
baca juga :

Hahahaha lucu, ini kriteria cagub Gerindra.

Usai disemprot Mamah Dedeh, Yusril Tambah Galau Ikut Pilkada 2017

Tegas!!!, Jokowi: Stop Proyek Survei!

GP Ansor: Kelompok Intoleran Semakin Mengkhawatirkan