Tampilkan postingan dengan label yusril ihza mahendra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yusril ihza mahendra. Tampilkan semua postingan

Ditanya soal Pilgub DKI inilah jawaban nyleneh Ust Yusuf Mansur

18.15.00 Add Comment

BlogDetik86, Ustaz kondang Yusuf Mansyur belum juga buka bicara soal isu pencalonan dirinya dalam pemilihan Gubernur DKI 2017. Dia tak menampik, tak pula membenarkan isu tersebut. Saat ditanya kedekatannya dengan dunia politik, dia hanya tertawa sambil menjawab dengannyeleneh.

"Tunggu nanti undangan ane (soal politik). Jadi deh pokoknya, jadi ke mana juga enggak tahu dah," kata Yusuf di Masjid Istiqlal, Kamis (5/5/2016).

Sejauh ini, isu keterlibatannya dalam politik direspons bermacam dari pihak keluarga maupun jemaahnya. Bahkan, sambung dia, tak sedikit dari mereka yang takut dirinya berubah setelah terjun ke dunia politik.


"Ada yang ngeri, ada yang senang, ada yang takut saya berubah. Saya bilang saya belum jadi anggota Avanger gimana mau berubah?" ucap dia sambil tertawa.

Beberapa waktu terakhir, Yusuf gencar membicarakan soal masalah di Ibu Kota. Dia berbicara panjang lebar terkait fasilitas umum seperti pendidikan, kesehatan sampai dengan reklamasi.

Terlebih kemarin juga Ustaz Yusuf sempat mendatangi rumah bakal calon gubernur DKI, Yusril Ihza Mahendra pada tengah malam. Keduanya berbicara soal ekonomi syariah yang punya potensi digalakkan di Jakarta.

Saat menjadi pembicara dalam diskusi 'Mencari Gubernur yang Ideal untuk Jakarta' bulan lalu, Yusuf menuangkan ide uniknya soal atasi kemacetan di Ibu Kota. Ia mengusulkan, seluruh murid sekolah diasramakan.

Yusuf bilang, tak hanya di jakarta, Indonesia pun bisa menerapkan kebijakan tersebut. Sebab, sistem asrama sudah banyak digunakan di pesantren-pesantren. Jika tak ada lahan yang memadai, Pemprov DKI bisa memanfaatkan rumah warga di sekitar sekolah.

"Sederhana, kalau sekolah siswa libur kan enggak macet, maka sebagai pemangku wilayah (harusnya) meminta SD, SMP, SMA enggak usah pulang, jadi asrama," kata Yusuf di Jalan Matraman Dalam I, Jakarta Pusat, Kamis 21 April 2016 lalu.

Ia menambahkan, dengan sistem asrama, banyak masalah sosial lainnya yang dapat ditekan, misalnya tawuran. "Bukan hanya Jakarta terbantukan macetnya, tapi juga zero tawuran, zero balapan, zero nongkrong," ungkap Yusuf.Metrotvnews.com

Baca juga :

.

Woow, Yusril punya program terbaru....

08.38.00 Add Comment

BlogDetik86. Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra ternyata tak hanya ahli dalam ilmu hukum. Yusril juga punya bakat terpendam, yakni menulis syair puisi.

Lahir sebagai anak laut, puisi yang dibuatnya juga masih berbau laut. Pengacara Yulianus Paonganan ini membuat puisi berjudul 'Rinduku Akan Belitung'.

Berikut petikan puisinya;

By Yusril Ihza Mahendra

Ah rinduku akan Belitung
Dengan laut dan pasirnya
Dengan hutan dan bukit-bukitnya
Ingin selalu pulang ke sana

Aku anak Belitung
Biasa bermain di laut
Melawan arus dan gelombang
Diterjang angin dan badai
Menerobos belantara
Mendaki bukit-bukit

Tak pernah aku mengalah
Dengan guntur
Yang menggelegar
Membelah langit
Di tengah laut

Tak pernah aku takut dengan petir
Yang menyambar tiang perahu
Membakar layar

Hantu laut
kuusir dengan mantra-mantra

Aku anak laut
Tak takut siapa-siapa.Rmol.co


baca juga :

Ust Yusuf Mansur bertemu dengan Yusril titip nasib!!!

Yusril: Ahok Mau Bikin Masjid Luar Batang Seperti Borobudur?

22.38.00 Add Comment

BlogDetik86- Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggusur kawasan Kampung Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara terus mendapat tentangan. Kuasa hukum warga Luar Batang, Yusril Ihza Mahendra, meminta pemerintah tak menggusur kampung itu. Yusril meminta pembenahan kawasan Kampung Luar Batang.

"Supaya rapih, supaya bersih. Kalau mau bikin rusun bikin saja rusun di situ, bukan disuruh pindah ke tempat yang jauh sekali," kata dia di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 3 Mei 2016.

Menurut Yusril, permukiman dengan makam dan Masjid Keramat Luar Batang satu kesatuan. "Kalau cuma tinggal masjid, makam, dan lapangan parkir, gimana itu hubungannya?" kata dia. Ia meminta pemerintah memahami kultur keagamaan di mana ada masjid, ada makam, dan ada pula warga.

Jika yang tersisa hanya masjidnya, ia khawatir Masjid Luar Batang akan seperti Candi Borobodur, di Magelang, Jawa Tengah. "Candi Borobudur kan ratusan tahun gak ada warganya. Coba lihat di sekitar Borobudur, ada gak penganut agama Buddha? Penduduknya Islam semua," kata Yusril. "Lama-lama Pak Ahok mau bikin Masjid Luar Batang jadi Candi Borobudur, hehe..."

Yusril adalah kuasa hukum warga RW 01, 02, dan 03 Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara. Daerah ini juga dikenal sebagai Kampung Luar Batang. Di sana ada Masjid Jami Keramat Luar Batang dan makam.
Menurut Yusril, tidak semua warga memang punya sertifikat tanah. "Tetapi sebagian besar punya. Ada pula yang punya girik dan akta jual beli," ucap dia. Maka Pemprov harus memberikan ganti rugi jika ingin menggunakan tanah itu.

Sejak akhir Maret 2016, tersiar kabar Pemprov DKI akan menggusur Luar Batang. Namun warga menolak penggusuran itu. Mereka memasang banyak spanduk bertuliskan penolakan. Pemerintah lebih dulu merelokasi warga RW 04 dan Pasar Ikan Luar Batang pada 11 April 2016. Memasuki bulan Mei, kondisi Luar Batang kembali memanas sebab rencana penggusuran kembali didengungkan.

Bahkan warga sempat mengusir Sekretaris DKI Saefullah saat berkunjung ke kawasan itu pada Senin 2 Mei 2016 malam. Warga menganggap kedatangan Saefullah ingin memprovokasi warga. Saefullah membantah kedatangannya untuk memprovokasi warga.Tempo.co
baca juga :

Terkait meme Netizen Yusril Curhat ke warga Bidaracina

16.02.00 Add Comment

BlogDetik86— Yusril Ihza Mahendra mengeluh di hadapan warga Bidaracina, Jakarta Timur, saat menghadiri undangan warga setempat.
Yusril, yang saat ini menjadi salah satu bakal calon gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada DKI 2017 walau belum ada partai yang resmi mengusungnya, mengatakan, dia merasa jadi korban fitnah dan propaganda di media sosial.
Hal itu, kata dia, berkaitan dengan meme yang beredar di media sosial yang membandingkan dirinya dengan Gubernur DKI JakartaBasuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Meme itu dianggapnya menyudutkan dirinya karena menyebut kalau pilih Ahok, maka akan mendapatkan rumah bagus, tetapi kalau mau tetap tinggal di tempat kumuh, silakan pilih Yusril.
"Dibikin foto meme kalau Pak Ahok, nih rumah susun rapi, kalau yang mau kumuh, pilih Yusril. Memang saya mau mempertahankan kampung itu jadi kumuh selamanya? Tidak!" kata Yusril saat berbicara di hadapan warga Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (3/5/2016).
Yusril merupakan kuasa hukum warga Bidaracina dalam perkara melawan Pemprov DKI Jakarta terkait dengan lokasi proyek sodetan Sungai Ciliwung. Dalam perkara di PTUN, warga Bidaracina telah dinyatakan menang.
Namun, Pemprov DKI akan naik banding dengan mengajukan kasasi terhadap putusan itu.
Kepada warga Bidaracina, Yusril menyatakan, dia punya program untuk membenahi kampung-kampung di Jakarta. Ia mengatakan akan membantu warga memperbaiki rumah dan memperbaiki lingkungan yang kumuh.
Yusril juga mengatakan, dirinya difitnah di media sosial bahwa dia membantu kasus hukum yang menimpa warga karena berniat menjadi gubernur. Ia membantah hal itu.
Yusril mengatakan, dirinya pernah membantu warga Pulogadung yang terancam digusur tahun 2013. Padahal, saat itu, ia mengaku tak punya pikiran untuk menjadi gubernur DKI.
"Kita juga bela rakyat di Bidaracina ini bulan Agustus tahun 2015. Belum ada pikiran mau jadi gubernur. Saya baru mengatakan akan maju jadi gubernur tanggal 6 Februari 2016, dan dimuat media massa," kata Yusril.Kompas.com
baca juga :

'Ibu Budi' Tak Pernah Meminta Royalti, Hanya Minta Diongkosi Naik Haji

Pengamat : Konflik PPP Dianggap Bisa Berujung Pemakzulan Presiden Jokowi


Didukung Yusril, Indocement Yakin Menang Lawan Warga Pati

06.49.00 Add Comment

BlogDetik86- PT Indocement Tunggal Prakarsa mendapatkan restu pengacara senior, Yusril Ihaza Mahendra, tentang sengketa pembangunan pabrik Semen di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Perusahaan meyakini sengketa hukum di tingkat banding yang diajukan di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Surabaya akan dimenangkannya.
Direktur Utama PT Indocement, Christian Kartawijaya, mengatakan bahwa secara hukum Yusril memberikan isyarat positif bahwa perkara gugatan lima warga Pati atas pembangunan pabrik dapat dipatahkan.
"Kita konsultasi pada Pak Yusril. Beliau katakan kepada saya bahwa secara hukum kami aman. Saat ini proses banding sudah berjalan. Kami serahkan semuanya pada hakim,” kata Crsitian di Semarang pada Rabu, 27 April 2016.
Menurut Cristian, ada dua materi utama akan disampaikan di PTTUN. Sebelumnya, hakim PTUN Semarang telah megabulkan gugatan lima warga Pati tentang pendirian pabrik oleh PT Sahabat Mulia Sakti, anak perusahaan PT Indocement.
Salah satunya terkait Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW) Kabupaten Pati Nomor 5 Tahun 2011 Pasal 59 Ayat 2 yang menyebutkan bahwa area batu gamping ada 9.101 hektare di Kecamatan Kayen, Tambakromo, dan Sukolilo. Hakim PTUN Semarang menyebut tidak ada Perda RTRW dan mengatakan tidak ada ordinat (deliniasi) yang ditetapkan.
"Padahal di Perda RTRW Nomor 5 Tahun 2011 itu sudah jelas, apalagi Permen ESDM (Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral) Nomor 37 Tahun 2013 yang menyebutkan kriteria teknis kawasan peruntukan pertambangan itu," ujarnya.
Investasi besar
Menurut Cristian, PT Indocement secara dana terhitung cukup besar, yakni Rp 7 triliun, sebagai investasi pabrik di Pati. Sepersepuluh dari 36 persen saham publik yang dijualbelikan Bursa Efek Indonesia diinvestasikan untuk pabrik Pati.
Pendirian pabrik di Pati juga diklaim akan mendukung program pemerintah Presiden Joko Widodo yang menargetkan pembangunan yang masif pada bidang infrastruktur dan perumahan, program pembangunan sejuta juta rumah untuk rakyat.
"Ini bukan hanya masalah uang, tapi akan mendukung ekonomi masyarakat dan pemda (pemerintah) melalui pendapatan asli daerah (PAD)," katanya.
Di sisi lain, proyeksi pertumbuhan permintaan semen di Jawa Tengah akan mencapai 11,6 juta ton di tahun 2018. Sedangkan di tahun 2016, permintaan semen diperkirakan mencapai lebih 8,7 juta ton. Berkebalikan dengan pertumbuhan permintaan semen yang naik gradual, kini produksi semen hanya mencapai 4,1 juta ton per tahun. Kekurangannya dipasok pabrik semen dari Jawa Barat dan Jawa Timur.Viva.co.id

Blusukan di Masjid, Yusril Dicurigai Jamaah

08.10.00 Add Comment

BlogDetik86 – Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra terus gencar memanfaatkan masjid-masjid di Jakarta saat berlangsungnya Salat Jumat, untuk blusukan memperkenalkan dirinya.
Kali ini, Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu, blusukan di Masjid Al-Munawarah, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat, 29 April 2016.
Penantang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pemilihan Gubernur DKI 2017 itu, datang dengan menumpangi mobil Mercedes Benz mewahnya.
Seperti kebiasaannya, Yusril blusukan ke masjid saat Salat Jumat untuk menjadi khatib, menyampaikan khotbah.
Sayangnya, tak semua jemaah yang datang untuk menunaikan Salat Jumat menyambut kehadiran Yusril dengan lapang dada. Bahkan, Yusril dicurigai punya maksud tertentu.
Kecurigaan itu muncul, karena selama ini, Yusril tak pernah sekalipun melaksanakan ibadah atau pun sekedar bersilaturahmi ke masjid itu.
"Enggak pernah, baru ini. Pasti ada maksud tertentu," ujar seorang jemaah kepada VIVA.co.id.
Kecurigaan jemaah Salat Jumat itu atas niat tertentu Yusril ternyata terbukti, karena, usai Salat Jumat dilaksanakan, tiba-tiba sebagian jemaah masjid menyorakkan yel-yel politik.
"Yusril gubernur! Yusril gubernur! Allahu Akbar!" sorak jamaah Salat Jumat.viva.co.id